Belajar agama adalah modal utama bagi seorang hamba Allah di atas muka bumi ini, sebab antara ahli ibadah dan ahli ilmu, kata Rasulullah lebih mulia para ahli ilmu. Belajar agama itu bukan untuk menjaga diri kita dari kejahatan orang lain, akan tetapi belajar agama adalah untuk menjaga diri kita dari kejahatan hawa nafsu diri kita sendiri. Kita tidak akan tersakiti jika kita tidak mengizinkan orang lain menyakiti diri kita, setan tidak akan menggoda jika kita kita mampu menahan syahwat dan hwa nafsu kita. Oleh karena itu mulailah dari dirimu sendiri, untuk menjadi baik atau buruk, bukan karena orang lain, namun karena dari dirimu sendiri. Ibda’ Binafsik.